sebagai generasi muda kita wajib melestarikan musik asli INDONESIA sebagai generasi muda kita wajib melestarikan musik asli INDONESIA

Live DTtv Bandung

Tv Dakwah ONLINE 24jm



Selasa, 02 Juli 2013

SONETA GROUP FORMASI I (1973-1976)


 

Oma Irama          : Guitar/vocal
Elvie Sukaesih     : Vokal

Rita Sugiarto       : Vokal
Herman               : Bass
Kadir                   : Gendang
Ayub                   : Tamborin
Riswan                : Organ
Hadi                    : Suling
Nasir                   : Mandolin
Wempy               : gitar

Album :
- Dangdut (Remaco)
- Gelandangan (Remaco)
- Tiada Lagi (Remaco)
- Pemburu (Canary)
- Berbulan Madu (Remaco)
- Volume 1 (Begadang-Yukawi)
- Volume 2 (Penasaran-Yukawi)
- Volume 3 (Rupiah-Yukawi)
- Volume 4 (Darah Muda-Yukawi)
-Volume 5 (Musik-Yukawi)

Sebenarnya sejak kurun waktu thn 71-73 Soneta telah didirikan oleh Oma Irama tetapi para personilnya belum tetap, sebagian dari personil OM PURNAMA pimpinan Awab Haris. Dan Album2 Sonetapun sebelum Volume 1 (Begadang) yang merupakan album pertama Soneta dibawah label Yukawi sudah sangat banyak sekali, terutama saat bergabung di Remaco dan label lainnya namun terkadang album-album tersebut tidak diberi judul hanya dicantumkan OM SONETA pimpinan Oma Irama, album2 tersebut banyak sekali memuat hit2 Soneta yang abadi sampai saat ini seperti “ Mandul, Malam Minggu, Dangdut, Pelangi, Cinta Abadi, Cincin Kawin, Ke Monas “, dan masih banyak lagi. Juga ada album Pemburu yang didalamnya ikut mengisi Vocal Almarhumah Hj. Veronica duet dengan Oma Irama pada lagu Cinta Buta.


Album Begadang merupakan kaset Indonesia pertama yang mencantumkan lirik lagu dalam sampul kasetnya. Tahun 1975 Elvie Sukaesih mengundurkan diri dari Soneta dengan beberapa alasan prinsipil. Lagu begadang sempat pula dinyanyikan oleh group band Favourites yang dipimpin oleh A.Riyanto dg vokalis Mus Mulyadi

Sebelum rilis Volume 3 Oma Irama menunaikan ibadah haji. Ada kejadian bahwa master volume 3 sempat dijual oleh seorang kerabat Oma Irama kepada Remaco dan sempat diedarkan dengan vokal Nanang Kosim dengan judul lagu diubah yaitu Rupiah menjadi uang, Hello-hello menjadi apa kabar dan Birahi menjadi Nafsu. Hal inilah yang menjadi puncak perseteruan antara Oma Irama/Yukawi dengan Remaco (label Oma dan Soneta sebelumnya).

Volume 3 (Rupiah) merupakan album terakhir Elvy Sukaesih bergabung dengan SONETA. Perbedaan prinsip dalam menyikapi kontrak membuat Elvy S memutuskan keluar dari SONETA





Volume 4 ini merupakan album pertama sepulangnya Oma Irama dari tanah suci dan merubah namanya menjadi Rhoma Irama. Penampilan Rhoma-pun berubah total. Rambut dipotong pendek dan kerap menggunakan surban. Album ini juga merupakan album pertama di Indonesia yang memberikan hadiah poster besar seukuran jendela rumah.

Di album ini pula musik Soneta mulai berafiliasi he hard rock (Pak Haji lebih suka menyebutnya Dynamic Dangdut). Pada Interlude mulai banyak diisi oleh petikan melody guitar listrik Rhoma Irama (bandingkan dengan volume2 sebelumnya yang lebih jinak dari segi musik).

Rita Sugiarto, seorang penyanyi pop dari kota Semarang terpilih untuk menggantikan Elvi Sukaesih. Walaupun dari segi penghayatan Rita dinilai masih jauh dibawah Elvy Sukaesih namun kehadirannya mampu membawa warna baru SONETA.

Album ini juga merupakan album terakhir bagi Kadir dan Herman (tapi Herman masih sempat mengisi di VI) bergabung dalam Soneta. Perbedaan prinsip dan kedisiplinan membuat mereka harus berpisah. (Baca artikel : Bincang-bincang dengan H. Kadir)